Tourism
GUNUNG BATU Sebuah bukit di tengah hutan yang mengandung batu-batu vulkanik raksasa.. sebuah gua terbentuk diantara batu-batu raksasa tersebut. Ada ribuan meter kubik batu disana, namun penduduk tidak mengambil atau merusaknya, meskipun mereka tahu dewasa ini material batu sangat mahal harganya. Mengapa ?
Gunung Batu mempunyai mitos.. Mitos tersebut melarang penduduk untuk merusak batu-batu, kalau tidak diindahkan maka penduduk akan mendapat hukuman. Banjir dan longsor yang terjadi tahun 1996 dipercaya orang sebagai hukuman.
Nikmatilah ketenangan tempat tersebut. Anda akan merasa seakan tempat tersebut bukan bagian dari bumi yang berputar. Jadilah Pak Flinstone !
Dari puncak bukit Gunung Batu Anda dapat melihat pemandangan sawah.
MINUMLAH AIR KELAPA MUDA DI TENGAH HUTAN !
Anda dapat menikmati air kelapa muda yang baru dipetik dari pohonnya. Seorang penduduk akan memanjat kelapa dan akan memetik beberapa kelapa muda untuk Anda. Lihatlah cara dia memanjat. Mungkin dia hanya dapat dikalahkan oleh monyet dalam hal memanjat. Dia akan membuka kelapa tersebut untuk Anda. Nikmati airnya dan jangan lupa cicipi daging buahnya yang lembut dan enak.
ALAMI SENDIRI PROSES PENGOLAHAN SAWAH !
Cara pengolahan sawah hampir tak berubah dari abad ke abad. Peralatan yang dipakai hampir sama dengan peralatan yang dipakai nenek moyang mereka. Ada beberapa tingkat dalam proses pengolahan sawah. Anda dapat mengikuti tergantung pada tingkatnya seperti menanam, membajak, meratakan dan menanam.
Anda tinggal memilih….. Mau mencoba ?
Sebuah kesenian Jawa yang sudah ada di Indonesia sebelum masuknya agama Hindu pada abad tiga.dan dipakai sebagai pakaian tradisional. Batik asli adalah batik tulis tangan. Lihatlah langsung proses pembuatan batik tradisional. Penduduk berterima kasih pada Gabriella Teggia yang legendaris, seorang Italia yang tingggal di Losari Indonesia dan sangat mendukung kebangkitan kembali batik Jawa di daerah ini. Cobalah jadi pembatik. Peganglah “canthing” dan rasakan getarannya. Anda juga dapat membeli batik langsung dari pembatiknya.
Gemawang penghasil madu murni. Banyak kios penjual madu Gemawang di sepanjang jalan raya Gemawang.
Klengkeng juga dijual disana. Kios-kios tersebut menjual madu lokal dan madu impor.
Madu lokal Gemawang terkenal karena lebih manis dibanding yang impor..
TAMAN BACAAN MASYARAKAT
Untuk mereka yang suka membaca kunjungilah Taman Bacaan Masyarakat. Ribuan buku tersedia disana. Tempat yang bak surga bagi para pembaca muda.
KELOMPOK TARI ETNIK
Sangat menakjubkan bahwa sebuah Desa seperti Gemawang mempunyai lima kelompok seni etnik aktif yang bagus.. Kita harus membuat janji dulu bila ingin menikmati pertunjukannya. Pertunjukan kuda lumping, atau Kubra akan menghibur Anda. Lihatlah seni tarinya dan tradisi “trance”.






